Home / Tutorial / Delphi / Mengenal Fungsi Anchors pada Delphi XE

Mengenal Fungsi Anchors pada Delphi XE

Anchors adalah sebuah property. Tidak semua komponen memiliki property ini. Pada umumnya, hanya komponen-komponen visual sajalah yang memiliki property ini, untuk komponen nonvisual tidak memiliki property ini. Itulah mengapa Anchors dikelola di unit Controls. Ada 4 jenis anchors, yaitu:

ƒ akLeft,

ƒ akTop,

ƒ akRight,

ƒ akBottom

Dengan menggunakan property Anchors, Anda dapat mempertahankan sebuah desain tetap terjaga dengan baik. Meskipun terjadi perubahan ukuran TForm, dengan penggunaan anchors secara tepat akan membuat sebuah atau beberapa komponen dapat terjaga posisinya dengan rapi. Penggunaan property anchors dari control yang salah akan membuat sebuah tampilan TForm tertentu akan menjadi hancur dan tak berbentuk. Oleh karena itu, Anda harus mengerti dengan baik tentang cara penggunaan property anchors. Hal ini untuk menghindari kekesalan ketika Anda sudah kelelahan mendesain sebuah TForm dengan control-control di dalamnya karena ada kesalahan dalam menentukan property anchors yang menyebabkan semua menjadi berantakan.

Sebuah control ketika ditempatkan ke dalam TForm akan memiliki default anchors [akLeft, akTop]. Anda dapat mengubahnya sesuai kebutuhan Anda. Control dengan property anhors [akLeft, akTop] memiliki arti bahwa control tersebut akan terjaga posisinya dari sebelah kiri dan atas. Jika terjadi perubahan ukuran TForm, control tersebut tidak mengalami perubahan ukuran. Lain halnya ketika Anda mengatur property anchors dari control tersebut dengan [akLeft, akTop, akRight, akBottom]. Apabila Anda aktifkan semua jenis anchors tersebut, ketika sebuah TForm mengalami perubahan ukuran, control tersebut juga akan mengalami perubahan ukuran beserta posisinya. Sifat dari property anchors dari control-control yang ada di dalam TForm tidak hanya berlaku ketika aplikasi sedang dijalankan. Pada saat Anda sedang design time atau sedang mendesain Tform pun, Anda dapat melihat efek yang ditimbulkan dari property anchors. Untuk melihat penggunaan secara mendasar. Kedua gambar tersebut menunjukkan kepada Anda bahwa sebuah control Memo1 memiliki property default Anchors, yaitu [akLeft, akTop]. Sekarang.  ukuran dari TForm sudah diubah-ubah, namun ukuran dan posisi dari control Memo1 tetap dalam ukuran dan posisi awal atau bisa dikatakan tidak mengalami perubahan posisi sama sekali jika dibandingkan dengan ukuran dan posisi ketika TForm belum diubah-ubah ukurannya. Sekarang, coba lakukan pengaturan property Anchors dari control Memo1 menjadi [akLeft, akTop, akRight]. Untuk lebih jelas. Coba lanjutkan dengan mengubah ukuran TForm ke dalam berbagai ukuran. Apabila Anda perhatikan dengan seksama dari perubahan-perubahan ukuran TForm tersebut, dapat disimpulkan bahwa:

  • Ketika property Height atau ukuran ketinggian dari TForm diubah ukurannya, control Memo1 tidak mengalami perubahan atau menunjukkan adanya perbedaan ukuran dan posisi dari kondisi ketika TForm belum diubah ketinggiannya.
  • Ketika property Width atau ukuran lebar dari TForm diubah ukurannya, control Memo1 menunjukkan adanya perubahan ukuran terhadap lebarnya.
  • Ketika property Width dan Height dari TForm diubah, control Memo1 hanya menunjukkan perubahan terhadap property Width atau lebarnya saja.

Dari kesimpulan di atas didapatkan bahwa control Memo1 tergantung pada TForm terhadap sisi dari sebelah kiri, atas dan kanan. Sedangkan sisi dari sebelah bawah tidak ada korelasi atau hubungan yang terikat. Itulah mengapa ketika property Height dari TForm mengalami perubahan, control Memo1 tetap pada ukuran semula, dan hanya akan terjadi perubahan ukuran ketika property Width terjadi perubahan nilai. Lalu apa yang terjadi ketika property Anchors dari control Memo1 diubah nilainya menjadi seperti berikut: [akLeft, akTop, akRight, akBottom]? Untuk lebih jelas. Untuk melihat perubahan atau sifat yang terjadi ketika ukuran TForm diubah-ubah. Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa setiap kali ukuran TForm berubah, ukuran dari control Memo1 juga ikut berubah. Hal ini terjadi karena control Memo1 memiliki ketergantungan dengan sisi kiri, atas, kanan dan bawah. Tidak semua control yang ada di dalam TForm memiliki karakter yang sama ketika terjadi perubahan ukuran TForm. Untuk mendapatkan desain yang tetap terjaga dengan baik, Anda harus mengerti fungsi dari controlcontrol tersebut. Dengan demikian, Anda selalu memiliki desain yang bagus meskipun terjadi berbagai perubahan ukuran TForm.

Sebagai contoh yang baik terhadap pengaturan contoh-control yang ada di dalam TForm, Anda dapat melihat tampilan gambar dibawah ini:

Mengenal Fungsi Anchors pada Delphi XE

Mengenal Fungsi Anchors pada Delphi XE

Mengenal Fungsi Anchors pada Delphi XE

Dari gambar-gambar tersebut didapatkan informasi bahwa control-control seperti Memo1 ,  Button1 dan Button2 memiliki ukuran dan posisi yang tetap terjaga. Ketika diubah-ubah ukuran TForm, tampak bahwa desain dari control-control tersebut tidak rusak dan bisa menyesuaikan dengan baik sesuai ukuran terbaru.

Untuk masing-masing control tersebut memiliki konfigurasi property Anchors seperti berikut:

  • Memo1 : [akLeft, akTop, akRight, akBottom]
  • Button1: [akRight, akBottom]
  • Button2: [akRight, akBottom]

Untuk menjaga desain tetap baik dan tidak hancur ketika terjadi perubahan TForm, Anda bisa menggunakan bantuan dari property lain. Property yang bisa Anda padukan dengan property Anchors adalah Constraints. Dari desain dan pengaturan control-control yang ditunjukkan oleh gambar diatas  apabila ukuran dari TForm dibuat sedikit agak ekstrim seperti gambar dibawah ini.

Mengenal Fungsi Anchors pada Delphi XE

desainnya akan menjadi tidak nyaman lagi untuk digunakan. Dari gambar tersebut, terlihat bahwa control dari Memo1 tidak terlihat. Untuk mengatasi permasalahan seperti ini, kita akan menggunakan bantuan property Constraints untuk mengunci ukuran minimum atau batas minimum dari TForm. Dengan memberikan batas minimum atau batas maksimum terhadap ukuran TForm, control-control yang ada di dalamnya akan tetap terjaga dengan baik. Control-control yang memiliki property constraints bukan hanya TForm saja, melainkan juga control-control yang lain, seperti TPanel, TEdit dan lain-lain. Sebagai contoh, dari desain sebelum diubah seperti ditunjukkan pada gambar diatas. Sebagai contoh, dari desain sebelum diubah, kita tentukan terlebih dahulu batas minimum dari lebar dan tinggi untuk TForm. Untuk lebih jelas tentang cara menentukan property constraints Dari penjelasan mendasar di atas, gunakan sebagai referensi dalam mendesain control-control yang Anda gunakan di dalam TForm. Di pasaran sudah dijual juga komponen khusus yang dapat mengelola perubahan ukuran TForm secara baik hingga property font yang dimiliki oleh masing-masing control. Anda bisa menggunakan komponen tersebut untuk membantu Anda memiliki desain TForm yang baik dalam berbagai ukuran resolusi monitor. Namun sayangnya, komponen tersebut tidak hadir dengan source code atau kode program sehingga hal ini akan menyulitkan kita ketika terjadi perubahan compiler yang digunakan untuk mengelola project yang sedang kita kembangkan. Sebenarnya Anda bisa memilikinya juga, namun hal itu menjadi tidak realistis karena nilai yang diajukan oleh developernya terlalu tinggi. Kondisi ini menyiratkan kepada kita bahwa kita tidak bisa mendapatkan kode program tersebut dan itu artinya mereka meminta kita untuk selalu mengikuti update-an dari komponen tersebut. Bagi developer yang memiliki dana anggaran lebih, hal tersebut tidak menjadi masalah, namun akan menjadi masalah bagi mereka yang tidak memiliki anggaran lebih.

 

About admin

Check Also

Aplikasi SCHOOL MANAGEMENT SYSTEM dengan PHP MYSQL

Aplikasi School Management System dengan PHP MYSQL

kemarin ada yang massage saya menanyakan apakah ada sistem management untuk sekolah? lalu saya katakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *