Home / Tutorial / Arduino / Tutorial Membuat Flashing Light Doorbell dengan Arduino

Tutorial Membuat Flashing Light Doorbell dengan Arduino

hai kembali lagi bersama saya di beliprogram.com pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sebuah artikel mengenai tutorial membuat flashing doorbel dengan arduino. project ini adalah sistem bel pintu yang sangat sederhana dan murah, terdengar dan dapat divisualisasikan yang bisa dibuat dengan harga di bawah Rp100.000. Terkadang, ketika saya bekerja dengan alat listrik atau hanya mendengarkan musik keras, saya tidak bisa mendengar bel pintu berbunyi. Saya memerlukan isyarat visual untuk memberi tahu saya jika seseorang menunggu di pintu, jadi saya membuat bel pintu yang memancarkan LED Super Bright, untuk mengingatkan saya setiap kali seseorang menekan tombolnya. Tujuan saya adalah untuk memiliki bel pintu di pintu kamar saya, karena saya ingin menjaga agar pintu kamar saya tetap terkunci dan tertutup karena alasan privasi (yaitu untuk menyingkirkan orang-orang yang penasaran). Saya hampir selalu memiliki headphone atau earphone dan sebagian besar waktu saya bahkan tidak memperhatikan seseorang mengetuk di luar sampai saya melihat bahwa mereka telah mengirim pesan atau mengirim email kepada saya, jadi saya memerlukan isyarat visual untuk memberi tahu saya. Untungnya, perangkat ini telah memecahkan masalah saya.

berikut ini merupakan alat yang yang perlukan :

  • Arduino 101 or Uno
  • Push Button
  • 10k Ohm resistor
  • Buzzer
  • 10mm Super Bright LED
  • Jumper Wires

langkah berikutnya adalah Menghitung Resistancenya:

  • LED berwarna putih, sehingga jatuh tegangan LED sekitar 3 sampai 3.5V.
  • Tegangan suplai yang bisa disediakan papan Arduino adalah 3.3V atau 5V.
  • Arus yang dikehendaki untuk LED adalah 25 milliamps seperti yang ditentukan oleh spesifikasi LED.

Dengan menggunakan hukum Ohm, dihitung bahwa resistor yang dibutuhkan dengan asumsi voltase jatuh di LED adalah 3V, adalah resistor 12Ω. Untuk sumber daya 5V dan voltase 3,5V drop resistor yang dibutuhkan adalah 60Ω. Saya tidak memiliki resistor ini sehingga saya memilih untuk menggunakan sumber daya 3.3V tanpa resistor karena resistor yang dibutuhkan cukup rendah. kalian bisa menghitung resistansi ini dengan menggunakan V = IR (Voltage = Current * Resistance).

berikut ini adalah gambar rangkaiannya:

Tutorial Membuat Flashing Light Doorbell dengan Arduino

Buzzer

  • Sambungkan salah satu pin buzzer ke pin 6 di Arduino, sementara pin lainnya terhubung ke GND di Arduino.

Super Bright LED

  • Sambungkan anoda (pin positif) LED ke pin 9 di Arduino.
  • Sambungkan Katoda (pin negatif) LED ke pin ground buzzer. Tidak masalah di mana GND terhubung karena semua alasannya sama.

Button

  • Sambungkan salah satu pin tombol ke pin A0. Hubungkan pin yang sama ini ke resistor 10kΩ.
  • Kemudian, hubungkan ujung resistor ini secara seri ke 3.3V pada Arduino.
  • Hubungkan pin lain dari tombol ke salah satu landasan bersama, baik landasan umum Arduino, atau buzzer / LED, semuanya sama seperti yang disebutkan sebelumnya

Langkah berikutnya adalah langkah programing pada Arduinonya:

// declare all pin constants
const int led = 9;
const int buzz = 6;
const int pb = 0;
int toggle = 0;
void setup() {
 //declare output pins
 pinMode (buzz, OUTPUT);
 pinMode (led, OUTPUT);
 digitalWrite (led, LOW);
}
void loop() {
 if (analogRead (pb) == 0){ // if button is pressed
 if (toggle == 0){
 for (int i = 0; i<10; i ++){
 digitalWrite (led, HIGH);
 dingdong();
 delay (250); //delay a total of 1/4 of a second before flashing again 
 digitalWrite (led, LOW); // turn on light
 delay(250); // delay for 1/4 seconds
 toggle = 1; // toggle so it turns off next press
 }
 } else { 
 toggle = 0; 
 digitalWrite (led, LOW);
 noTone (buzz);
 }
 } 
}
void dingdong(){
 tone (buzz, 5000); // play a tone of a frequency of 5000Hz
 delay (50); // play for only 50 milli seconds
 noTone (buzz); // stop the tone 
 delay(50); // stop for 50 milli seconds
 tone(buzz, 2000); // play another tone at 2000Hz this time
 delay(50); // play for only 50 milli seconds
 noTone (buzz); // stop the tone
 delay(50); // stop for 50 millisecodns
}

bagi kalian yang malah untuk mengetik codenya kalian bisa download codingnya dibawah ini:

berikut artikel ini saya buat. bagi kalian yang ingin bertanya tentang artikel ini atau request di buatkan tutorial apa. silahkan tinggalkan komentar pada kolom komentar. terima kasih

About admin

Check Also

Aplikasi SCHOOL MANAGEMENT SYSTEM dengan PHP MYSQL

Aplikasi School Management System dengan PHP MYSQL

kemarin ada yang massage saya menanyakan apakah ada sistem management untuk sekolah? lalu saya katakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *